Cukup lelah sebenarnya hariku belakangan, namun rasa nya tak sebanding dengan apa yang ingin aku ungkapkan hari ini padamu.
Rasanya hampir tak percaya akhirnya kita tak lagi bertegur sapa. Kau sudah benar-benar melepasku sekarang. Terkadang mimpi dan realita hanya dua buah tempat yang terpisah oleh penggaris 30 cm, sungguh dekat.
Kulayangkan pertanyaan ke kepala ku, akankah aku bisa untuk berhenti percaya padamu ? berhenti percaya pada kisah cinta seperti yang ada di novel-novel itu ?
Kedewasaan juga lah yang akhirnya dituntut hadir saat ini.
Ku rasa tak perlu lagi mempertanyakan semua hal yang sekarang terjadi. Setiap hal sudah punya alasan nya masing-masing. Alasan yang tak selalu bisa kita mengerti, tapi harus bisa kita terima.
Aku dan kamu sekarang sudah mengerti. Kita sudah belajar cukup banyak dari kisah ini. Sekarang saat nya kita untuk melepas lelah dan penat.
Seperti kata mu, kita hanya cukup percaya, dan melepaskan semua dengan bekal keikhlasan, karena sejauh apapun kita pergi, akan tetap ada satu alasan untuk bertemu kembali jikalau itu memang takdir Sang Pencipta.
Saat ini lebih sering ku sebut nama mu di dalam doaku, dibanding ku sebut nama mu di depan teman-teman dan keluarga ku tatkala aku menceritakan sosok mu yang sungguh membuatku bahagia.
Tak perlu lagi aku yakinkan orang tua ku bahwa aku sudah menemukan pendamping ku, tak perlu lagi aku ceritakan semua kejadian lucu kita pada sahabatku, cukup sekarang aku bercerita pada Tuhan bahwa aku senang pernah bersama mu.
Biarlah doa jadi jalan terdekat kita untuk saling menyapa. Tanpa ada ragu kau akan tersakiti lagi olehku, dan tak perlu lagi aku merasa takut kehilangan mu seperti kemarin.
Tidaklah perlu mengutuki keadaan yang terjadi saat ini, yakinlah semua cerita yang Tuhan persiapkan akan selalu berakhir indah. Jika saat ini belum indah, berarti cerita kita belum selesai.
Tariklah nafas mu lebih dalam, rasakan ruang kosong yang saat ini ada di hati mu. Tempat dimana dulu aku singgah. Mungkin saat ini masih ada bagian diriku di sana, aku sangat berterima kasih untuk hal itu. Cerita panjang memang selalu menyisakan memory indah untuk dikenang. Menyisakan pelajaran berharga untuk disimpan. Dan menyisakan doa untuk terus menjaga satu sama lain.
Tetaplah jadi pribadi yang baik, biarkan semua yang terjadi menjadi catatan kecil kita tentang sebuah kisah besar yang kita lalui bersama, sampai suatu saat nanti sebuah alasan mempertemukan kita kembali.
From someone who is your reason to smile yesterday
-





0 komentar:
Posting Komentar